(Universitas Lampung): Memasuki tahap selanjutnya dari Kompetisi Bisnis Manajemen Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2020, Universitas Lampung melalui UPT Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPT PKK) Universitas Lampung mengadakan pengarahan kepada kelompok yang berhasil menerima dana dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Kamis, 13 Agustus di UPT PKK.
Isi dari pengarahan tersebut terkait jadwal dan langkah-langkah yang harus dilakukan bagi kelompok yang disetujui untuk menerima bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Besaran dana yang diterima oleh tiap kelompok bervariasi. Hal ini juga disampaikan oleh Kepala Divisi Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis UPT PKK, Dr. Kusuma Adhianto, S.Pt., M.P..
“Bagi kelompok yang proposalnya sudah disetujui, sangat diharapkan untuk dapat meningkatkan legalitas usahanya, minimal dalam bentuk CV, hal ini juga sebagai langkah awal dalam berbisnis, agar lebih mudah dalam menjalin kerja sama. Dari empat kelompok yang menerima dana bantuan KBMI 2020, bisa melakukan kerja sama dalam pemasaran, bisa dibuatkan Paket Wisata dengan Fasilitas tambahan Seragam Kaos Tapis, Minuman penghangat dan peningkat imunitas serta Hand Sanitizer untuk setiap pesertanya”. Ungkap Kepala Divisi Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis tersebut.
Adapun tambahan dari Kepala Divisi Tracer Study dan Inkubator Bisnis Dr. Nur Efendi, S.Sos., M.Si., para peserta yang telah menerima bantuan dana KMBI 2020 ini mampu eksis dalam berwirausaha dan bisa menjadi motivasi bagi Mahasiswa Universitas Lampung lainnya guna menacapai target Rektor, Seribu Wirausaha Mahasiswa Universitas Lampung / Gerakan Seribu Wirausaha (Gabuwira) Mahasiswa Universitas Lampung.